Jaga Ketahanan Pangan, Petani Kerinci Lakukan Panen Kentang
03 Desember 2021

Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan perhatian cukup besar untuk pengembangan budi daya komoditas hortikultura di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Pengembangan kawasan sayuran dan buah-buahan, nanti kedepan dapat berdampak pada peningkatan produksi serta kesejahteraan petani khususnya didaerah Kerinci. Kerinci sebagai Sentra produksi sayuran di Provinsi Jambi dapat  berkembang semakin maju.

Apalagi Kondisi pandemi COVID-19 dan kebijakan physical distancing yang sedang terjadi saat ini berdampak pada pelemahan kondisi perekonomian akibat terbatasnya aktivitas warga. Upaya menjaga ketahanan pangan menjadi isu yang cukup penting, karena kebutuhan dasar masyarakat terutama pangan harus tetap terpenuhi di tengah kondisi pandemi COVID-19.

Pendampingan dan bimbingan selalu diberikan oleh penyuluh pertanian guna meningkatkan hasil produksi pertanian demi menjaga stabilitas ketahanan pangan. Potensi Tanaman yang sudah lama dikembangkan di Kabupaten kerinci adalah Kentang yang merupakan tanaman hortikultura utama yang saat ini dikembangkan di Kabupaten Kerinci di Kecamatan Kayu Aro yang Sebagian besar varietas kentang yang ditanam pada wilayah ini adalah Granola.

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikulutura Kabupaten Kerinci berkerjasama sama dengan Puslitbang Hortikutura Kementan melakukan pengembangan kentang varietas gronala dan telah melakukan panen, panen dihadiri langsung oleh Ka. Program Puslitbang Hortikultura Kementerian Pertanian Dr. Wariat SP, Msi.

Dalam kegiatan Panen tersebut Wariat menjelaskan kami di Puslitbang Hortikultura mempunyai beberapa inovasi teknologi untuk pengembangan kentang , disamping itu kami juga mengembangkan varietas kentang baik itu kentang untuk kosumsi dan kentang industri, diharapkan dengan kerjasama ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani kentang di Kayu Aro, imbuhnya.

Selaras dengan apa yang disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) agar selalu bekerjasama dengan baik antara seluruh unsur terkait dan tidak boleh membelokkan amanah yang sudah diberikan oleh masyarakat. “Kami tidak akan pernah bosan memberi semangat para pejuang terdepan pertanian Indonesia karena mereka adalah ujung tombak ketahanan pangan nasional,” tegas SY.